Banner Govlog by XL Aviata

Selasa, 28 Desember 2010

The Thompson


Diambil dari nama sang pencetus ide yaitu Jendal John T. Thompson, SMG (Sub Machine Gun) ini direncanakan untuk mengisi kebutuhan SMG infanteri AS dalam PD I. Sayang, senjata ini telat masuk dinas operasional militer. Keandalan Thompson M1928 pertama kali malah dirasakan oleh Departemen Kepolisian Negeri Wak Sam itu. Tapi ironisnya senjata ini juga digunakan oleh mafia Amerika yang berjaya di era 1920-an. Bahkan sampai sekarang SMG yang satu ini tetap jadi favorit bagi Kelompok Teroris IRA, dengan ciri khasnya yaitu magasen berbentuk lingkaran (gambar bawah).


Kemudian PD II pecah. Buntutnya kebutuhan akan segala jenis senjata meningkat. Thompson termasuk dalam daftar senjata yang wajib disebarkan ke seluruh satuan AD AS dan sekutunya. Toh keputusan itu bukan menandakan bedil komando ini murah dibuat. Sebaliknya, biaya pembuatan Thompson terbilang mahal. Tak heran kalau beberapa negara yang tadinya mengandalkan bedil ini kemudian menggantinya dengan Sten-gun, SMG buatan Inggris.

Data teknis
Panjang: 0,857 meter
Bobot: 4,88 kg
Kaliber: 0.45 inchi M1911
Jarak efektif: 120 meter
Kapasitas magasen: 18, 20, dan 30 peluru
Daya tembak: 700 peluru/menit

SUMBER: ANGKASA EDISI KOLEKSI IX - PISTOLS, RIFLES, & MACHINE GUNS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar